Friday, September 19, 2014

TEKS QASIDAH YA ALLAH BIHA (YA AHLAL ‘UQULI SALIMAH)


يا الله بها يا الله بها يا الله بها يا الله بها
Yâ Allâh bihâ Yâ Allâh bihâ
Yâ Allâh bihâ Yâ Allâh bihâ

يا الله بحسن الخاتمه
Yâ Allâh bihusnil khôtimah

يا أهل العقول السالمه وأهل القلوب العالمه
Yâ ahlal ‘uqûlis-sâlimah wa ahlal qulûbil ‘âlimah

قوموا بهمه عازمه
Qûmû bihimmah ‘âzimah

وبصدق نيه جازمه
Wa bishidqi niyyah jâzimah

فهي إليها المنتهی قد قال أرباب النهی
Fahiya ilaihâl muntahâ qod qôla arbâbun-nuhâ

يا الله بها يا الله بها
Yâ Allâh bihâ Yâ Allâh bihâ

دعوی عجيبه تامة
Da’wâ ‘ajîbah tâmmah

يا ربنا ياربنا ألطف بنا واغفرلنا
Yâ robbanâ yâ robbanâ ulthuf binâ waghfir lanâ

واختم بخير ان دنا
Wakhtim bikhoirin in danâ

إبان يوم الطامه
Ibbâna yaumith-thômmah

يا رب کن لی يامعين إذا رشح عظم الجبين
Yâ robbi kun lî yâ mu’în idzâ rosyah ‘adhmul jabîn

واختم إله باليقين
Wakhtim ilâhi bil yaqîn

من قبل لوم اللائمه
Min qobli laumillâ-imah

يارب مامعنا عمل وگسبنا کله زلل
Yâ robbi mâ ma’nâ ‘amal wa kasbunâ kulluh zalal

لکن لنا فيك أمل
Lâkin lanâ fîka amal

تحيی العظام الرامه
Tuhyil ‘idhômir-rômah

لکن ارجو ذو الجلال
Lâkinni arjû dzûl jalâl

بجاه والد فاطمه
Bijâhi wâlid Fâthimah

امنن بحسن الخاتمه
Umnun bihusnil khôthimah

Thursday, September 4, 2014

MP3 AL HABIB SYECH BIN ABDULQODIR ASSEGAF VOLUME 10


  1. Al Madad Ya Rasulullah Klik Disini
  2. Al I'tirof Klik Disini
  3. Kisah Rasul Klik Disini
  4. Lir Ilir Sholatullah Klik Disini
  5. Padang Bulan Klik Disini
  6. Shoawat Kawakib Klik Disini






Sunday, June 8, 2014

21-23 Juni 2014 Haul Habib Ali Al Habsyi Kwitang


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Berikut beberapa informasi serangkaian agenda kegiatan mulai dari 
21 Juni sampai 23 Juni 2014

Hari, Tanggal, Jam
Sabtu, 21 Juni 2014, Jam 17.00 WIB sampai selesai
Lokasi : di  Rauhah di Majlis Ta'lim Habib Ali Alhabsyi Kwitang, Senen, Jakpus. Ba'da Maghrib dilanjutkan dengan Ziarah Bersama ke Makam Al-Habib Ali Alhabsyi di Masjid Ar-Riyadh

Minggu, 22 Juni 2014 Jam 7.30 sampai 10.00 WIB
Tawaquf Majlis Ta'lim Habib Ali Alhabsyi Kwitang

Minggu, 22 Juni 2014, Jam 11.00 sampai selesai
Akhir Ziarah & Tawaquf di Makam Al-Habib Abdurrahman bin Abdullah Alhabsi (Cikini)
Kami sangat mengharapkan kehadiran jama'ah sekalian … Wa'alaikumussalam …
(Yayasan Makam Habib Cikini)
info dari al Habib Abdurrahman Alhabsyi

Pengumuman : Haul Al-Habib Ahmad Al-Atthas 'Sapuro' Pekalongan


Assalamu'alaikum Wr. Wb
Susunan acara Haul Al-Habib Ahmad bin Abdullah bin Thalib Al-Atthas Pekalongan.
- Rouhah : Rabu, 11 Juni 2014
Pkl. 16.30 wib - selesai.
Di Masjid Roudloh Jl.H.Agus Salim Pekalongan.
Khodimul Majlis : Maulana Al-Habib Abdullah Baqir bin Ahmad Al-Atthas

- Haul Akbar : Kamis, 12 Juni 2014
Pkl. 08.00 wib - selesai.
Di Maqbarah Sapuro - Pekalongan.

- Maulid : Kamis, 12 Juni 2014
Ba'da Dzhuhur awal - selesai.
Di Masjid Roudloh Jl.H.Agus Salim Pekalongan
Khodimul Majlis : Maulana Al-Habib Abdullah Baqir bin Ahmad Al-Atthas.

Informasi ini sekaligus sebagai undangan & mohon sebarkan.

Friday, May 23, 2014

Zikir harian yang disusun oleh Habib Umar bin Hafidz BSA


Karomah Kiai Kholil Bangkalan: Pencuri Timun Tidak Bisa Duduk



Pada suatu hari petani timun di Daerah Bangkalan sering mengeluh. Setiap timun yang siap dipanen selalu kedahuluan dicuri maling. Begitu peristiwa itu terus-menerus terjadi. Kejadian yang memilukan ini membuat petani timun tidak sabar lagi. Setelah bermusyawarah sesama petani, maka diputuskan untuk sowan ke Kiai Khalil.

Sesampainya di rumah kiai, sebagaimana biasanya kiai sedang mengajarkan kitab nahwu. Kitab tersebut bernama Jurmiyah, suatu kitab tata bahasa arab tingkat pemula. "Assalamu'alaikum Kiai, "ucapan para petani serentak. "Waalaikum salam," jawab Kiai Khalil. Melihat banyaknya petani yang datang, kiai bertanya,"Sampean ada keperluan, ya ... ". "Benar, Kiai. Akhir-akhir ini, ladang timun kami selalu dicuri maling. Kami mohon kepada Kiai untuk penangkalnya," kata petani dengan nada memohon penuh harap.

Saat itu kitab yang dikaji oleh kiai sampai kepada kalimat Qoma Zaidun yang artinya Zaid telah berdiri. Beberapa saat tampak hening. Tiba­tiba Kiai Khalil berbicara, sambil menunjuk kepada huruf Qoma Zaidun. "Ya karena pengajian ini sampai kepada Qoma Zaidun, ya ..... Qama Zaidun ini saja dipakai sebagai penangkalnya" seru Kiai Khalil dengan tegas dan mantap. "Sudah Kiai ?" ujar para petani sedikit tampak ragu. "Ya .... Sudah," jawab Kiai Kholil menandaskan. Merasa puas dapat penangkal dari kiai Khalil para petanipun pulang ke rumah masing-masing.

Keesokan harinya, seperti biasa para petani pergi ke sawah. Namun betapa terkejutnya sesampainya petani di ladang masing-masing. Dihadapannya sejumlah maling timun tegak berdiri mematung, mereka terus-menerus berdiri dan tidak dapat duduk. Tak ayal lagi, semua maling timun yang merajalela selama ini dapat diketahui dan ditangkap.

Lama kelamaan, berita tertangkapnya maling yang tidak bisa duduk ini tersebar luas. Sungguhpun pencuri telah tertangkap namun masih tetap berdiri. Beberapa orang berupaya untuk mendudukkan namun sia-sia belaka. Maling timun tetap berdiri dengan muka pucat pasi, sementara orang yang menonton semakin lama-semakin banyak. Merasa kualahan menga tasi, akhirnya para petani memutuskan untuk sowan ke Kiai Khalil lagi. Sama seperti ketika datang pertama kali, setelah berbincang-bincang sejenak Kiai Kholil memberi segelas air penangkal. Setelah para petani mendapat air penangkal segera pamit lalu pulang. Air pernangkal lalu di percikkan kepada maling yang tidak bisa duduk. Sungguh luar biasa, hanya sekali percik sernua pencuri jatuh terduduk lunglai di tanah. Dengan suara iba semua pencuri minta ampun dan mengakui kesalahannya. Mereka berjanji tidak akan mencuri lagi.

Maka sejak kejadian itu, tidak pernah terjadi pencurian timun lagi. Para petani bersyukur karena ladangnya menjadi aman. Sebagai rasa terima kasih kepada Kiai Khalil, para petani sepakat menyerahkan hasil panenan timun ke pesantren. Berdokar-dokar timun mendatangi pesantren. Sejak itu, para santri kebanjiran timun, seluruh pojok pesantren dipenuhi dengan timun.

Wallahu`alam